Pages

Membuat Telur Ukir

Belajar Seni Ukir Telur

Sebenarnya Seni Ukir Telur ini sudah lama ada, kalau tidak salah awalnya dari peradaban cina dinasti Ming pada pertengahan abad ke 14. Tetapi beberapa literatur juga menyebutkan ada beberapa negara dari Eropa yang mempunyai budaya menghias telur. yaaaahhh dari mana aja dah, yang penting seni ukir yg satu ini mampu menyedot perhatian saya satu bulan.


Berawal dari keisengan maen di warnet,saya dikejutkan beberapa website yang menampilkan gambar telur ukir. Pertama gak begitu tertarik,tapi setelah dipelototin lama lama kok hati mulai tertantang. Bagaimana tidak? media setipis dan serapuh itu bisa dibuat ukiran yang eksotis. Lalu bisa ditebak, 2 hari bertapa di warnet nyari wangsit.

Setelah dirasa ilmu yang didapat cukup (maksudnya cukup membuatku puyeng,hiks..hikss..) akhirnya saya pulang. Bermodal duit beberapa ratus ribu (pdhl cm 250rb gak sampe,he3x) dan sebongkah tekad, mulai aku susun rencana. Yang pasti peralatan perang kudu lengkap..

I.   Persiapkan alat dan bahan :
  1. Alat ukir (saya menggunakan bor kecil)
Untuk yang ini terserah anda menggunakan alat apa saja. Bisa menggunakan silet,atau apapun yang menurut anda nyaman dan bisa dipakai. Kalau saya sendiri menggunakan bor kecil yang khusus untuk mengukir. Tapi yang harganya murah meriah,saya beli cuman 200rb. Ada sih yang mahal. RPM tinggi,stabil,ringan tapi harganya kalau gak salah sekitar 9 jutaan


      2.  Telur yang mau diukir

Telur yang akan digunakan bermacam macam,tergantung anda mau buat seperti apa.
  • Telur ayam biasa (bukan ayam kampung) itu lebih cocok untuk hiasan telur yang tidak sampai melubangi karena telur ini terdiri dari 2 warna dan karena telur ini sangat tipis dan rapuh. (paling susah).



  • Telur bebek cocok untuk cutting off karena selain warna yang hampir monoton,telur ini lebih tebal sehingga dia lebih kuat ketika diukir. ( kesulitan sedang )
  • Telur angsa sangat bagus untuk dibuat telur ukiran timbul. Karena selain tebal dan kuat, telur angsa lebih besar. Jadi handle-nya lebih enak. (paling mudah)
Untuk berlatih pertama kali saya sarankan menggunakan telur ayam biasa dulu. Ini dimaksud agar meminimalisir membengkaknya biaya jika menemui kegagalan. Selain itu, bila belajar mulai dari yang susah maka anda akan lebih cepat mengontrol tangan anda dalam menguasai seni ini. Karena salah satu syarat mutlak adalah menguasai sifat yang dimiliki benda yang akan anda ukir.

     3.  Kompor ama panci (siap siap kalo mo menyerah,kan tinggal direbus tu telur wkwkwkwk).
Ini nanti digunakan untuk persiapan dan tahap akhir telur ukir anda. Pastikan nyala api bisa di set kecil.

     4.   Saringan teh
Ini digunakan jika mendekati tahap akhir yaitu untuk memisahkan lilin dari cangkang telur.

      5.   Pensil ama penghapus

Digunakan untuk sketsa/memberi rancangan pada telur sebelum di ukir

       6.   Alat Suntik (STERIL !!)

Alat suntik ini berguna untuk mengeluarkan isi telur yang akan di ukir tersebut. Gunakan alat suntik steril agar isi telur tidak terkontaminasi sehingga bisa dikonsumsi.

       7.   Lilin
Digunakan sebagai pengisi telur agar telur tidak pecah waktu diukir.

       8.   Tatakan telur

Digunakan untuk proses pengisian lilin. Lilin yang dicairkan sangat panas. Pergunakan tatakan agar tangan tidak terkena lilin panas tersebut

       9.   Tentu saja sebongkah kesabaran dan keuletan
Yang ini mutlak harus punya. Kalo nggak,ntar salah sedikit maen banting aja.. wkwkwkwkwk..



II.    Proses persiapan :
  1. Persiapkan telur,pilih yang buntuknya bagus dan rata (tidak ada benjolan) dan bentuknya normal (gak neko-neko). Kemudian lubangi sisi yang atas/paling melengkung karena bila yang dilubangi yang sisi bawah,terdapat rongga udara dan selaput terpisah. Jadi akan menyulitkan proses pengeluaran isi. Isi yang sudah dikeluarkan jangan dibuang ya? lumayan buat lauk dirumah..                                                         
  2. Setelah dilubangi, keluarkan isinya menggunakan suntikan. Lakukan secara perlahan dan kontrol tenaga anda karena cangkang tanpa isi lebih rapuh dari pada telur berisi. Lalu bersihkan permukaan kulit telur. Setelah itu masukkan sedikit air ke dalam telur lalu kocok dan keluarkan isinya. Usahakan dalam telur benar benar bersih. Soalnya,jika masih tersisa isi telur didalamnya,bisa menimbulkan ruang udara yang bisa membuat retak. Pokoke seng resik lah intinya.                                                                              
  3. Setelah  bersih, mulai dah proses pengisian. Ingat,ini adalah triknya bagaimana telur tidak pecah! jadi ini menentukan sekali alias kudu perfecto. Telur yang udah bersih, letakkan di tatakannya dengan lubang diatas. Lalu panaskan lilin sampai mencair. Kemudian, selagi lilin mencair.. sedikit sedikit mulai masukkan ke dalam telur melalui suntikan. Isi sampai benar benar penuh, jangan sampai ada rongga udara antara isi telur (lilin) dengan cangkang. Setelah penuh, tunggu sampai dingin                                 .   
  4. Setelah telur berangsur dingin, dimulailah proses sketsa. Gambarlah mulai dari yang sederhana. Contohnya : lingkaran beraneka ukuran.. Buat sketsa ke seluruh bagian telur yang akandiukir.                .
  5. Sketsa sudah jadi, sekarang pertempuran sebenarnya.. Mengukir! Ukirlah dengan penuh kelembutan karena yang anda ukir saat ini adalah barang tipis,bukan kayu. Ditahap inilah ketelitian, kesabaran, keuletan dan ketekunan anda diuji.                                                                                            
  6. Mengukir sudah selesai?? nah waktunya pembersihan. Ini sangat penting karena disinilah kerja keras anda mulai dari tahap 1 sampai 5 dipertaruhkan. Pertama,rebus air sampai mendidih. Letakkan telur disaringan teh lalu masukkan ke dalam air mendidih. kemudian celup angkat celup angkat (seperti kalo kita bikin teh celup). Nah lilin perlahan akan terbawa air panas dan meninggalkan cangkang telur. Lakukan perlahan sampai telur sudah benar - benar bersih dari lilin.                                                       
  7. Jika sudah,anda sudah hampir selesai.. Anda bisa lihat hasil karya anda 95% jadi. Kemudian mumpung masih hangat, anda bersihkan sisa lilin yg menempel menggunakan tisu. INGAT..Telur yang anda pegang sekarang adalah telur yang rapuh karena tidak ada bahan pengisi didalamnya. Jadi ANDA HARUS KONTROL TENAGA ANDA waktu memegang telur itu.                                                
  8. Buatkan tatakan / tempat yang bagus untuk telur ukir anda dan letakkan telurnya disitu.                         .
  9. Taraaaaa...!!! Selamat menikmati karya anda

Guru terbaik adalah pengalaman. Jangan mudah penyerah jika gagal. Tidak ada yang tidak mungkin asal kita mau berusaha. Jika anda masih bingung atau mengalami kendala atau mau tanya apa saja tentang ukir telur bisa posting komen anda dibawah artikel ini atau hubungi saya by sms/telp. dengan senang hati saya usahakan membantu sebisa saya.

Berikut ini adalah hasil karya pertama saya yang sudah jadi dan saya hadiahkan kepada Bapak Walikota Probolinggo. Memang tak bagus buatan yang ahli, tapi aku cukup bangga karena ini adalah hasil belajar otodidak.
Tampak samping

Tampak depan